
Kebiasaan membawa ponsel saat buang air besar (BAB) sering dianggap sepele. Namun, dokter dari Harvard mengingatkan bahwa kebiasaan ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika dilakukan terus-menerus. Duduk terlalu lama di toilet karena asyik bermain HP ternyata memiliki risiko yang tidak sedikit.
Banyak orang tanpa sadar menghabiskan waktu lebih lama di toilet saat membawa ponsel. Aktivitas seperti membaca media sosial, menonton video, atau membalas pesan membuat durasi duduk semakin panjang.
Duduk Terlalu Lama Picu Masalah Kesehatan
Menurut penjelasan medis, duduk lama di toilet dapat meningkatkan tekanan pada area rektum dan anus. Kondisi ini berisiko memicu wasir, nyeri dubur, hingga gangguan sirkulasi darah di area panggul. Kebiasaan ini juga dapat memperparah masalah pencernaan yang sudah ada sebelumnya.
Selain itu, posisi duduk di toilet tidak dirancang untuk waktu lama. Ketika durasi BAB menjadi lebih panjang karena distraksi HP, otot di sekitar anus cenderung bekerja tidak optimal.
HP Membuat BAB Jadi Lebih Lama
Dokter menilai ponsel menjadi salah satu penyebab utama seseorang betah berlama-lama di toilet. Tanpa disadari, fokus beralih dari kebutuhan tubuh ke layar ponsel. Akibatnya, proses BAB yang seharusnya singkat justru memakan waktu jauh lebih lama.
Kebiasaan ini juga berpotensi membentuk pola buruk, di mana tubuh “menunggu” distraksi sebelum BAB, bukan merespons dorongan alami.
Ini Batasan Waktu yang Dianjurkan
Para ahli menyarankan agar durasi BAB ideal tidak lebih dari 5–10 menit. Jika dalam waktu tersebut BAB belum selesai, disarankan untuk berhenti sejenak dan mencoba kembali nanti. Membawa HP ke toilet sebaiknya dihindari agar tubuh tetap fokus pada proses alami.
Menerapkan pola makan tinggi serat, cukup minum air, dan rutin bergerak juga membantu melancarkan pencernaan sehingga tidak perlu berlama-lama di toilet.
Penutup
Peringatan dari dokter Harvard tentang bahaya kebiasaan bawa HP saat BAB menjadi pengingat penting di tengah gaya hidup modern. Mengurangi distraksi di toilet dan membatasi waktu duduk dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah masalah jangka panjang. Kebiasaan kecil, jika diperbaiki, bisa memberi dampak besar bagi kesehatan tubuh.
