Exit Tol Rawa Buaya Dibuka Usai 6 ‘Pak Ogah’ Ditangkap, Begini Kondisinya

Akses Exit Tol Rawa Buaya di Jakarta Barat kembali dibuka dan berangsur normal setelah aparat kepolisian menangkap enam orang yang diduga berperan sebagai ‘pak ogah’. Penertiban ini dilakukan menyusul keluhan pengendara terkait kemacetan dan pungutan liar yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Kronologi Penertiban

Sebelumnya, Exit Tol Rawa Buaya kerap mengalami penumpukan kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Sejumlah orang tidak resmi terlihat mengatur lalu lintas dengan meminta imbalan dari pengendara. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan serta mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, petugas dari Polri melakukan operasi penertiban. Hasilnya, enam orang berhasil diamankan untuk didata dan diberikan pembinaan.

Kondisi Terkini Exit Tol Rawa Buaya

Usai penertiban, kondisi lalu lintas di Exit Tol Rawa Buaya terpantau lebih tertib dan lancar. Tidak terlihat lagi orang yang mengatur kendaraan secara ilegal. Arus keluar-masuk tol berjalan normal dengan pengawasan petugas resmi di lapangan.

Pengendara mengaku merasa lebih aman dan nyaman, karena risiko gesekan antar kendaraan kini berkurang. Marka jalan dan rambu lalu lintas juga kembali berfungsi optimal tanpa gangguan.

Imbauan Kepolisian

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pengatur lalu lintas ilegal. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut dapat memicu praktik serupa terus berulang. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan aktivitas yang mengganggu ketertiban lalu lintas.

Harapan ke Depan

Dengan dibukanya kembali Exit Tol Rawa Buaya, diharapkan mobilitas warga Jakarta Barat semakin lancar. Aparat menegaskan akan melakukan pengawasan rutin guna mencegah kembalinya praktik pak ogah di kawasan tersebut.

Scroll to Top