
Media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengaku sebagai akamsi atau anak kampung sini yang diduga memalak penjaga warung. Peristiwa tersebut disebut terjadi di wilayah Bogor dan langsung memicu kemarahan warganet.
Dalam video yang beredar, pria tersebut tampak mendatangi sebuah warung kecil dan meminta uang dengan nada mengintimidasi. Aksinya direkam oleh warga dan dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Penjaga Warung Diduga Mengalami Intimidasi
Berdasarkan informasi yang beredar, penjaga warung terlihat ketakutan saat menghadapi pelaku. Pria itu mengklaim dirinya sebagai penguasa wilayah sekitar dan menuntut sejumlah uang. Dugaan pemalakan ini menuai kecaman karena dinilai meresahkan dan merugikan pelaku usaha kecil.
Banyak warganet menyayangkan masih adanya aksi premanisme dengan modus mengaku akamsi. Mereka mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang.
Polisi Lakukan Penelusuran
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak kepolisian dari Polresta Bogor Kota menyatakan telah melakukan penelusuran. Polisi mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk saksi dan pemilik warung, untuk mengidentifikasi pelaku.
Pihak kepolisian juga menelusuri lokasi kejadian serta memeriksa rekaman video yang beredar sebagai bahan penyelidikan awal. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh.
Imbauan Polisi kepada Masyarakat
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil, agar tidak takut melapor jika mengalami pemalakan atau intimidasi. Laporan dari korban sangat penting untuk mempercepat proses penindakan dan mencegah aksi premanisme berkembang.
Masyarakat juga diminta tidak main hakim sendiri dan tetap menyerahkan penanganan kasus kepada aparat berwenang. Informasi yang akurat akan membantu polisi menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.
Premanisme Jadi Perhatian Serius
Kasus pria ngaku akamsi palak warung di Bogor ini kembali menyoroti persoalan premanisme di lingkungan masyarakat. Aksi seperti ini dinilai dapat mengganggu rasa aman dan menghambat aktivitas ekonomi warga.
Pemerintah daerah dan aparat keamanan diharapkan terus meningkatkan patroli serta pendekatan preventif guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
Penutup
Viralnya aksi pria yang mengaku akamsi memalak penjaga warung di Bogor menjadi peringatan penting akan bahaya premanisme. Polisi kini tengah menelusuri kasus tersebut dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melapor jika menemukan kejadian serupa.
Dengan kerja sama antara warga dan aparat, diharapkan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat dapat terus terjaga.
