
Tren sarapan Bapmericano—nasi dicampur kopi hitam—tiba-tiba ramai diperbincangkan di TikTok. Konten yang menyebut diri sebagai “sekte” ini memancing rasa penasaran warganet karena dianggap unik dan ekstrem. Namun di balik sensasinya, para ahli mengingatkan risiko gangguan lambung, terutama GERD, bila kebiasaan ini dilakukan tanpa pertimbangan kesehatan.
Apa Itu Tren Bapmericano?
Bapmericano memadukan nasi putih hangat dengan kopi hitam pekat sebagai menu sarapan. Kreatornya mengklaim kombinasi ini memberi energi cepat dan sensasi rasa berbeda. Video-video reaksi pun bermunculan, membuat tren kian meluas dan ditiru banyak orang.
Mengapa Bisa Picu GERD?
Kopi bersifat asam dan dapat merangsang produksi asam lambung. Saat diminum bersama nasi—terlebih dalam kondisi perut kosong—kombinasi ini berpotensi meningkatkan iritasi lambung. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat memicu rasa panas di dada, nyeri ulu hati, hingga mual, gejala khas GERD yang sering kambuh saat pola makan tidak seimbang.
Risiko Lebih Tinggi pada Kelompok Tertentu
Tidak semua orang bereaksi sama. Risiko lebih besar muncul pada mereka yang:
- Memiliki riwayat asam lambung/GERD
- Sensitif terhadap kafein
- Terbiasa sarapan terlambat atau melewatkan sarapan
- Mengonsumsi kopi tanpa jeda setelah bangun tidur
Bagi kelompok ini, tren Bapmericano bisa memperparah keluhan jika dilakukan rutin.
Pendapat Ahli Gizi
Ahli gizi menilai sarapan ideal sebaiknya seimbang: karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, dan serat. Kopi sebaiknya diminum setelah makan atau dikombinasikan dengan protein agar tidak terlalu mengiritasi lambung. Mengikuti tren viral tanpa memahami dampaknya berisiko menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang.
Tips Aman Jika Tetap Ingin Minum Kopi Pagi
Agar lebih ramah lambung, pertimbangkan langkah berikut:
- Makan dulu, baru minum kopi
- Pilih kopi dengan keasaman lebih rendah
- Batasi gula dan hindari perut kosong
- Hentikan jika muncul nyeri atau sensasi terbakar
Kesimpulan
Viralitas Bapmericano memang menarik perhatian, tetapi kesehatan lambung tidak boleh dikorbankan. Tren boleh diikuti, namun kebiasaan makan sebaiknya tetap mengutamakan keseimbangan dan kebutuhan tubuh. Waspada sejak dini dapat mencegah GERD kambuh dan menjaga kualitas hidup.