BGN Sentil Menu MBG Viral ‘Minuman Rasa Susu’ Impor China, Ingatkan Sanksi Keras

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai perhatian publik. Kali ini, sorotan tertuju pada menu minuman rasa susu impor China yang viral di media sosial. Banyak warganet menilai menu tersebut tidak selaras dengan tujuan utama program MBG.

Menanggapi hal itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan teguran tegas. BGN menilai pemilihan menu harus mengutamakan kualitas gizi. Selain itu, keamanan pangan juga wajib menjadi prioritas utama.

Menurut BGN, program MBG bukan sekadar membagikan makanan dan minuman. Program ini bertujuan meningkatkan asupan gizi anak secara berkelanjutan. Oleh karena itu, setiap menu harus memenuhi standar yang sudah ditetapkan pemerintah.

Di sisi lain, penggunaan produk impor memicu pertanyaan publik. Pasalnya, Indonesia memiliki banyak produk lokal yang dinilai lebih mudah diawasi. Selain lebih aman, bahan lokal juga dinilai mendukung perekonomian dalam negeri.

Karena alasan tersebut, BGN mengingatkan adanya potensi sanksi keras. Sanksi dapat diberikan jika penyedia menu terbukti melanggar aturan. Bentuk sanksi bisa berupa peringatan tertulis. Bahkan, kerja sama dapat dihentikan bila pelanggaran dinilai serius.

Sementara itu, masyarakat diminta tetap tenang namun waspada. Partisipasi publik sangat dibutuhkan agar program MBG berjalan sesuai tujuan. Dengan pengawasan bersama, kualitas menu dapat terus terjaga.

Kasus menu MBG viral ini menjadi pelajaran penting. Ke depan, transparansi dan pengawasan harus diperkuat. Dengan begitu, manfaat program makan bergizi gratis dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima.

Scroll to Top