
Warga di sejumlah TPS di Bekasi sempat dibuat heboh oleh temuan uang pecahan Rp100 ribu dalam bentuk cacahan. Uang tersebut awalnya menimbulkan kecurigaan karena tampilannya tidak utuh, sehingga sebagian orang mengira itu adalah uang palsu. Namun setelah dilakukan pengecekan, cacahan Rp100 ribu itu dipastikan merupakan uang asli.
Kejadian ini ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat sekitar TPS. Banyak warga yang penasaran bagaimana uang dalam kondisi tercacah bisa beredar dan tetap dinyatakan sah.
Kronologi Ditemukannya Cacahan Rp100 Ribu di TPS
Peristiwa bermula saat petugas dan warga melihat beberapa lembar uang pecahan Rp100 ribu dengan kondisi terpotong atau tercacah. Temuan tersebut langsung memicu tanda tanya, mengingat lokasi penemuan berada di area TPS yang identik dengan aktivitas pelayanan publik.
Sebagian warga khawatir uang tersebut merupakan uang palsu atau hasil tindak kejahatan. Demi menghindari kesalahpahaman, pihak terkait kemudian melakukan klarifikasi dan pengecekan keaslian uang tersebut.
Penjelasan Soal Uang Cacah yang Tetap Asli
Berdasarkan penjelasan yang beredar, uang pecahan Rp100 ribu tersebut memang uang asli yang rusak secara fisik, bukan uang palsu. Dalam ketentuan perbankan, uang yang rusak, sobek, atau tercacah masih bisa dinyatakan sah selama ciri keasliannya dapat dikenali dan memenuhi syarat tertentu.
Kondisi seperti ini biasanya terjadi karena faktor kelalaian, kerusakan mesin, atau sebab lain yang tidak disengaja. Uang cacah tersebut pun dapat ditukarkan melalui mekanisme resmi di bank.
Reaksi Warga dan Petugas TPS
Warga yang sempat khawatir akhirnya merasa lega setelah mendapatkan penjelasan. Petugas TPS juga memastikan bahwa temuan tersebut tidak berkaitan dengan pelanggaran hukum maupun kecurangan tertentu.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak langsung berasumsi negatif ketika menemukan uang dalam kondisi tidak sempurna, sebelum ada klarifikasi resmi.
Cara Menyikapi Uang Rusak atau Tercacah
Agar tidak terjadi kesalahpahaman, masyarakat disarankan untuk:
- Tidak langsung menyimpulkan uang rusak sebagai uang palsu
- Menyimpan uang tersebut dengan baik
- Menukarkannya ke bank resmi sesuai ketentuan
- Melaporkan jika menemukan uang mencurigakan dalam jumlah besar
Langkah ini penting untuk menjaga ketertiban dan kepercayaan publik.
Kesimpulan
Kasus cacahan Rp100 ribu di TPS Bekasi yang sempat menghebohkan ternyata hanyalah uang asli dalam kondisi rusak. Klarifikasi ini menegaskan bahwa tidak semua uang yang tampilannya tidak utuh merupakan uang palsu. Edukasi kepada masyarakat menjadi kunci agar kejadian serupa tidak menimbulkan keresahan di kemudian hari.