
Kasus dosen ludahi kasir swalayan Makassar yang sempat viral di media sosial akhirnya menemui titik terang. Dosen yang terlibat dalam insiden tersebut resmi dipecat dari jabatannya dan dikembalikan ke negara oleh pihak kampus. Keputusan ini diambil setelah dilakukan pemeriksaan internal dan klarifikasi menyeluruh.
Insiden terjadi di sebuah swalayan di Makassar. Video yang beredar memperlihatkan aksi tidak pantas seorang pria yang disebut sebagai dosen terhadap kasir. Rekaman itu memicu kecaman luas dari masyarakat karena dinilai mencederai etika dan norma publik.
Keputusan Kampus Usai Insiden
Pihak kampus, yakni Universitas Islam Makassar (UIM), menegaskan tidak mentoleransi tindakan yang merugikan nama baik institusi. Setelah proses evaluasi, UIM memutuskan memberhentikan dosen tersebut dari statusnya sebagai tenaga pendidik.
Selain pemecatan, kampus juga menyatakan bahwa yang bersangkutan dikembalikan ke negara sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab institusi terhadap publik dan dunia pendidikan.
Respons Publik dan Dunia Pendidikan
Keputusan tegas UIM mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak pihak menilai langkah ini penting untuk menjaga marwah pendidik sebagai teladan. Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa perilaku di ruang publik mencerminkan integritas pribadi dan profesi.
Pelajaran dari Kasus Viral
Peristiwa ini menegaskan bahwa emosi yang tidak terkendali dapat berujung konsekuensi serius. Bagi tenaga pendidik, sikap dan etika menjadi bagian penting dari profesionalisme yang harus dijaga kapan pun dan di mana pun.
Penutup
Dengan pemecatan dan pengembalian status ke negara, pihak kampus berharap polemik segera mereda. Masyarakat pun diimbau menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang.
