
Aksi seorang emak-emak memungut sayur sisa di pasar tradisional mendadak viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan sang ibu dengan telaten mengumpulkan sayuran yang tergeletak di lantai pasar, lalu membersihkannya untuk dimasak di rumah. Peristiwa ini sontak memantik beragam reaksi dari warganet.
Banyak netizen mengaku terenyuh melihat perjuangan emak-emak tersebut demi memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah harga bahan pokok yang terus naik, aksi sederhana ini justru mencerminkan realita ekonomi yang dihadapi sebagian masyarakat saat ini.
Alasan Emak-emak Memungut Sayur Sisa
Dalam video yang beredar, emak-emak tersebut tampak memilih sayuran yang masih layak konsumsi. Ia kemudian mencucinya kembali agar aman dimasak. Menurut keterangan warga sekitar pasar, sayur sisa itu berasal dari pedagang yang sudah selesai berjualan dan memilih membuang dagangannya karena tidak laku.
Kondisi ini bukan hal baru di pasar tradisional. Namun, rekaman tersebut membuka mata publik bahwa masih banyak masyarakat yang harus berhemat demi bertahan hidup.
Respons Warganet dan Pedagang
Unggahan video itu langsung menuai ribuan komentar. Sebagian netizen merasa prihatin, sementara yang lain mengapresiasi sikap hemat dan pantang menyerah sang emak-emak. Ada pula pedagang yang mengaku bersedia memberikan sayuran gratis jika masih layak dimakan, asalkan diminta dengan baik.
Fenomena ini sekaligus memicu diskusi tentang pentingnya pengelolaan limbah pangan dan empati sosial di lingkungan pasar.
Cerminan Realita Sosial
Viralnya aksi ini menjadi pengingat bahwa kesenjangan ekonomi masih nyata. Di satu sisi, makanan terbuang sia-sia, sementara di sisi lain ada masyarakat yang berjuang keras untuk makan sehari-hari. Kejadian ini diharapkan dapat mendorong kepedulian sosial serta mengurangi pemborosan pangan.
