
Sebuah lagu berjudul “Tak Diberi Tulang Lagi” belakangan ramai beredar di media sosial. Banyak warganet mengira lagu tersebut merupakan karya terbaru dari Kuburan Band karena gaya vokal dan aransemen yang terdengar mirip. Namun, setelah ditelusuri, lagu itu ternyata bukan rilisan resmi dan diketahui sebagai produk kecerdasan buatan (AI).
Fenomena ini memicu diskusi luas tentang maraknya lagu berbasis AI yang meniru karakter musisi atau band populer di Indonesia.
Bukan Lagu Resmi Kuburan Band
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Tak Diberi Tulang Lagi tidak tercatat dalam katalog resmi Kuburan Band. Tidak ada pengumuman perilisan dari label, manajemen, maupun kanal resmi band tersebut. Dengan demikian, klaim bahwa lagu ini adalah karya asli Kuburan Band dipastikan tidak benar.
Kemiripan suara dan gaya musik diduga dihasilkan melalui teknologi AI yang mampu meniru karakter vokal dan aransemen musik tertentu.
Bagaimana Lagu AI Bisa Viral?
Lagu berbasis AI kini semakin mudah dibuat dan disebarluaskan. Kreator cukup menggunakan model suara digital dan data musik sebagai referensi. Setelah itu, hasilnya diunggah ke media sosial atau platform berbagi video, sehingga cepat menyebar dan memancing rasa penasaran publik.
Dalam kasus ini, banyak pendengar yang langsung mengaitkan lagu tersebut dengan Kuburan Band karena ciri khas musiknya yang kuat dan sudah dikenal luas.
Respons Publik dan Kekhawatiran Musisi
Viralnya lagu AI yang menyerupai karya musisi terkenal memunculkan kekhawatiran soal hak cipta dan etika. Sejumlah warganet menilai pentingnya kejelasan label bahwa sebuah lagu adalah produk AI, bukan karya resmi artis tertentu, agar tidak menyesatkan publik.
Musisi dan penikmat musik juga diimbau untuk lebih berhati-hati serta memeriksa sumber resmi sebelum membagikan lagu yang diklaim sebagai rilisan terbaru suatu band.
Pentingnya Verifikasi Sumber Resmi
Kasus Tak Diberi Tulang Lagi menjadi contoh pentingnya verifikasi informasi di era digital. Platform resmi seperti kanal YouTube terverifikasi, akun media sosial band, dan label rekaman tetap menjadi rujukan utama untuk memastikan keaslian sebuah karya.
Dengan meningkatnya penggunaan AI dalam industri kreatif, transparansi dan literasi digital menjadi kunci agar publik tidak mudah terkecoh.
Penutup
Fakta bahwa lagu Tak Diberi Tulang Lagi merupakan produk AI dan bukan official Kuburan Band menegaskan perlunya kewaspadaan dalam mengonsumsi konten digital. Teknologi AI memang membuka peluang kreatif baru, tetapi kejelasan sumber dan etika penggunaan tetap harus dijaga agar tidak merugikan musisi maupun pendengar.
