
Sebuah prosesi lamaran mendadak viral di media sosial karena mahar yang diberikan tidak biasa. Dalam acara tersebut, pihak keluarga mempelai pria menyerahkan mahar uang tunai senilai Rp150 juta yang harus dihitung satu per satu di hadapan keluarga besar. Momen ini kemudian menjadi perbincangan luas setelah videonya tersebar di berbagai platform.
Kisah lamaran viral ini pertama kali mencuri perhatian publik setelah diulas oleh Wolipop dari detikcom. Banyak warganet mengaku terkejut sekaligus kagum melihat jumlah mahar yang besar serta proses penghitungannya yang cukup menyita waktu.
Mahar Rp150 Juta Dihitung Langsung di Lokasi Lamaran
Dalam video yang beredar, terlihat tumpukan uang tunai disusun rapi sebelum akhirnya dihitung secara manual. Proses penghitungan dilakukan satu per satu untuk memastikan jumlahnya sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Suasana lamaran pun tampak serius, namun tetap berlangsung dengan tertib.
Beberapa anggota keluarga terlihat ikut memperhatikan proses tersebut. Meski memakan waktu, penghitungan mahar ini dianggap sebagai bentuk transparansi dan kesungguhan dari pihak mempelai pria.
Alasan Mahar Harus Dihitung Satu-Satu
Berdasarkan informasi yang beredar, penghitungan mahar secara langsung dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari. Selain itu, cara ini juga menjadi bukti bahwa mahar benar-benar diserahkan secara utuh sesuai dengan nominal yang disepakati.
Tradisi ini sebenarnya bukan hal baru di beberapa daerah. Namun, nominal yang mencapai Rp150 juta membuat prosesi tersebut terasa tidak biasa dan akhirnya viral di media sosial.
Respons Warganet Beragam
Warganet memberikan beragam tanggapan atas lamaran viral tersebut. Ada yang memuji kesiapan finansial mempelai pria, ada pula yang menilai bahwa esensi lamaran bukan terletak pada besarnya mahar. Sebagian warganet lainnya justru fokus pada momen unik saat uang dihitung satu per satu, yang jarang terlihat dalam prosesi lamaran modern.
Perbincangan ini pun memicu diskusi tentang makna mahar dalam pernikahan serta perbedaan tradisi di setiap keluarga.
Makna Mahar dalam Prosesi Lamaran
Dalam budaya pernikahan Indonesia, mahar memiliki makna simbolis sebagai bentuk tanggung jawab dan keseriusan calon suami. Nilainya dapat disesuaikan dengan kesepakatan bersama tanpa paksaan. Oleh karena itu, kejadian lamaran viral dengan mahar Rp150 juta ini menjadi contoh bagaimana tradisi dapat berbeda-beda, tergantung latar belakang dan kesepakatan keluarga.
Kesimpulan
Lamaran viral dengan mahar Rp150 juta yang harus dihitung satu-satu berhasil menarik perhatian publik karena dinilai tidak biasa. Terlepas dari pro dan kontra, prosesi tersebut menunjukkan adanya kesepakatan dan keterbukaan antara kedua belah pihak. Kisah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap prosesi lamaran memiliki nilai dan makna tersendiri.