
Suasana duka menyelimuti Mal Pelayanan Publik (MPP) Gowa setelah seorang lansia dilaporkan meninggal dunia usai mengurus berkas administrasi. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Gowa dan langsung menarik perhatian masyarakat.
Menurut informasi awal, korban sempat berada di area pelayanan sebelum akhirnya mengalami kondisi darurat. Petugas dan warga di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan.
Sempat Mendapat Pertolongan
Saat kondisi korban menurun, petugas MPP bersama pengunjung lain berupaya memberikan bantuan. Layanan medis juga dihubungi untuk menangani keadaan darurat tersebut. Namun, nyawa korban tidak tertolong.
Jenazah kemudian dievakuasi sesuai prosedur, sementara area pelayanan tetap dijaga agar aktivitas lain tidak terganggu.
Diduga Mengalami Gangguan Kesehatan
Dugaan sementara menyebutkan korban mengalami gangguan kesehatan saat berada di lokasi pelayanan. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait riwayat medis korban maupun penyebab pasti meninggal dunia.
Pihak terkait menyampaikan bahwa penanganan dilakukan sesuai prosedur dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Perhatian terhadap Layanan Ramah Lansia
Kejadian ini memunculkan sorotan publik terhadap pentingnya layanan ramah lansia di fasilitas pelayanan publik. Banyak pihak menilai perlunya jalur prioritas, kursi tunggu yang memadai, serta kesiapsiagaan petugas untuk menangani kondisi darurat kesehatan.
Mal Pelayanan Publik menjadi tempat yang kerap dikunjungi warga dari berbagai usia, termasuk kelompok rentan seperti lansia.
Imbauan bagi Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat mengurus keperluan administrasi yang membutuhkan waktu dan tenaga. Keluarga juga diharapkan mendampingi lansia ketika mengakses layanan publik.
Sementara itu, pengelola layanan publik diharapkan terus meningkatkan fasilitas dan prosedur keselamatan demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Penutup
Peristiwa lansia meninggal di Mal Pelayanan Publik Gowa usai mengurus berkas menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan kelompok rentan di ruang publik. Duka mendalam dirasakan keluarga dan masyarakat atas kejadian ini.
Ke depan, peningkatan layanan ramah lansia dan kesiapan penanganan darurat di fasilitas publik diharapkan dapat meminimalkan risiko kejadian serupa.