Longsor di Talun Pekalongan, 2 Rumah Rusak–17 Orang Mengungsi

Bencana tanah longsor terjadi di wilayah Talun dan mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan. Peristiwa ini juga memaksa 17 orang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Material tanah dan bebatuan dilaporkan meluncur dari tebing yang berada tidak jauh dari permukiman warga. Kejadian ini terjadi secara tiba-tiba sehingga warga sempat panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Dua Rumah Warga Terdampak

Akibat longsor tersebut, dua rumah mengalami kerusakan pada bagian dinding dan fondasi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi bangunan dinilai tidak aman untuk ditempati sementara waktu.

Petugas gabungan langsung melakukan pendataan di lokasi kejadian. Warga yang rumahnya terdampak diminta mengungsi guna menghindari potensi longsor susulan.

Belasan Warga Mengungsi

Sebanyak 17 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Para pengungsi sementara ditempatkan di lokasi yang lebih aman, termasuk rumah kerabat dan fasilitas umum terdekat.

Pihak berwenang memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi. Bantuan logistik juga mulai disalurkan untuk meringankan beban warga terdampak.

Penanganan dan Pemantauan Lokasi

Tim terkait melakukan pemantauan di sekitar area longsor. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan tanah lanjutan, terutama jika hujan kembali turun.

Warga sekitar diimbau tetap waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda longsor, seperti retakan tanah atau pohon miring.

Imbauan bagi Masyarakat

Peristiwa longsor di Talun Pekalongan menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, terutama di wilayah rawan bencana. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri kembali ke rumah sebelum dinyatakan aman.

Dengan penanganan cepat dan kerja sama semua pihak, diharapkan dampak longsor dapat diminimalkan dan warga bisa segera beraktivitas normal kembali.

Exit mobile version