
Kasus maling pakai lanyard di hotel bintang 5 Jakarta kini menjadi perhatian publik. Modus penyamaran ini dinilai cukup rapi karena pelaku terlihat seperti tamu resmi, staf acara, atau bahkan bagian dari manajemen hotel. Dengan mengenakan lanyard dan kartu identitas palsu, pelaku leluasa keluar masuk area hotel tanpa menimbulkan kecurigaan.
Pihak keamanan beberapa hotel mewah di Jakarta mengonfirmasi adanya laporan kehilangan barang dalam beberapa waktu terakhir. Barang yang sering menjadi target antara lain tas bermerek, laptop, ponsel, hingga dokumen penting milik tamu.
Modus Penyamaran Gunakan Lanyard
Dalam sejumlah rekaman CCTV yang beredar, pelaku tampak mengenakan pakaian rapi lengkap dengan lanyard tergantung di leher. Atribut tersebut membuatnya terlihat seperti peserta seminar, tamu konferensi, atau staf vendor acara.
Modus ini cukup efektif karena hotel bintang 5 di Jakarta memang kerap menggelar berbagai acara besar seperti konferensi bisnis, pernikahan, hingga pertemuan internasional. Situasi ramai dimanfaatkan pelaku untuk berbaur tanpa dicurigai.
Biasanya pelaku mengincar area lobi, ruang pertemuan, restoran hotel, atau koridor kamar. Saat korban lengah, barang berharga langsung dibawa pergi dengan cepat.
Polisi dan Manajemen Hotel Tingkatkan Keamanan
Menyikapi kasus maling pakai lanyard di hotel bintang 5 Jakarta, pihak kepolisian bersama manajemen hotel langsung meningkatkan sistem keamanan. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Pemeriksaan kartu identitas lebih ketat
- Peningkatan patroli keamanan internal
- Pemantauan CCTV secara real-time
- Pembatasan akses ke lantai kamar tamu
Manajemen hotel juga mengimbau para tamu agar tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, terutama saat menghadiri acara di ballroom atau restoran.
Imbauan untuk Tamu Hotel
Agar terhindar dari aksi pencurian dengan modus lanyard ini, tamu hotel disarankan untuk:
- Tidak mudah percaya pada orang yang mengaku staf tanpa konfirmasi resmi.
- Selalu menyimpan barang berharga di dalam brankas kamar.
- Melaporkan segera ke pihak keamanan jika melihat gerak-gerik mencurigakan.
- Tidak meninggalkan tas atau gadget tanpa pengawasan, meski hanya sebentar.
Keamanan hotel bintang 5 memang memiliki standar tinggi, namun kewaspadaan pribadi tetap menjadi faktor penting untuk mencegah tindak kriminal.
Kesimpulan
Kasus maling pakai lanyard di hotel bintang 5 Jakarta menjadi pengingat bahwa kejahatan dapat terjadi di mana saja, termasuk di lokasi yang dianggap aman dan eksklusif. Modus penyamaran dengan atribut resmi membuat pelaku sulit dikenali.
Kerja sama antara manajemen hotel, aparat keamanan, dan tamu sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang. Tetap waspada dan jangan lengah, terutama saat berada di tempat umum dengan mobilitas tinggi.