
Media sosial kembali diramaikan oleh kisah unik seorang pedagang lumpia basah di Bandung yang viral karena penampilannya disebut mirip anggota Paspampres. Pria tersebut tampil rapi, berwibawa, dan penuh disiplin saat melayani pembeli, sehingga warganet menjulukinya sebagai “Paspampres jualan lumpia basah”.
Video penjual lumpia basah itu pertama kali menyebar di platform media sosial dan langsung menarik perhatian. Banyak netizen terkesima dengan cara berdagangnya yang tenang, sopan, dan teratur. Tidak sedikit pula yang mengaku awalnya mengira ia benar-benar anggota Paspampres yang sedang menyamar.
Popularitasnya kian meningkat setelah diketahui bahwa lapak lumpia basah tersebut menjadi langganan sejumlah artis. Beberapa figur publik bahkan sempat datang langsung untuk membeli dan mengunggah pengalaman mereka ke media sosial. Hal ini membuat dagangan lumpia basah tersebut semakin laris dan selalu dipadati pembeli.
Meski dijuluki mirip Paspampres, penjual tersebut menegaskan bahwa ia hanyalah pedagang biasa yang mencari nafkah dengan berjualan kuliner khas Bandung. Namun, kedisiplinan dan sikap profesional yang ia tunjukkan menjadi nilai lebih di mata pembeli. Banyak pelanggan mengaku merasa nyaman dan puas dengan pelayanan yang diberikan.
Fenomena Paspampres jualan lumpia basah di Bandung ini menunjukkan bahwa sikap ramah, jujur, dan disiplin mampu menarik perhatian publik. Di tengah persaingan kuliner yang ketat, keunikan dan cerita di balik sebuah usaha bisa menjadi daya tarik tersendiri yang membuat pelanggan terus datang kembali.
Kisah viral ini juga menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya. Dengan menjaga kualitas produk dan pelayanan, usaha kecil pun bisa dikenal luas. Bandung sekali lagi membuktikan diri sebagai kota yang tak hanya kaya kuliner, tetapi juga penuh cerita menarik yang mudah mencuri perhatian publik.
