
Patung Macan Putih viral di Kediri pakai anggaran siapa menjadi pertanyaan publik setelah foto dan video patung tersebut ramai beredar di media sosial. Patung berukuran besar dengan warna putih mencolok itu berdiri di salah satu sudut kota dan langsung menarik perhatian warga karena tampilannya yang megah.
Keberadaan patung macan putih ini disebut-sebut sebagai simbol identitas daerah yang erat kaitannya dengan sejarah dan budaya Kediri. Namun, viralnya patung tersebut justru memunculkan perdebatan. Banyak warganet mempertanyakan sumber anggaran pembangunan patung, apakah berasal dari APBD atau dari pihak lain.
Sejumlah unggahan di media sosial menampilkan sudut patung dari berbagai arah. Sebagian warganet memuji karena dianggap mempercantik kota dan memperkuat ikon daerah. Di sisi lain, ada pula yang mengkritik dan menilai transparansi anggaran perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.
Menanggapi ramainya perbincangan, informasi yang beredar menyebutkan bahwa pembangunan patung macan putih tidak sepenuhnya menggunakan dana pemerintah daerah. Beberapa sumber menyatakan proyek tersebut melibatkan dukungan pihak ketiga atau skema kerja sama, meski penjelasan resmi masih ditunggu publik.
Kasus patung Macan Putih viral di Kediri pakai anggaran siapa akhirnya mendorong diskusi lebih luas tentang pentingnya keterbukaan informasi publik. Warganet berharap pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi agar tidak muncul spekulasi yang berlarut-larut.
Hingga kini, patung tersebut masih menjadi pusat perhatian warga dan pengguna jalan. Selain sebagai objek foto, patung macan putih juga memicu dialog tentang prioritas pembangunan, transparansi anggaran, serta peran seni ruang publik dalam membangun identitas kota.
