Viral Pedagang ‘Prank’ Warga di Sibolga, Janjikan Jual Rice Cooker Rp 20 Ribu

Sebuah video viral memperlihatkan kerumunan warga di Sibolga mendatangi seorang pedagang yang menjanjikan penjualan rice cooker seharga Rp 20 ribu. Janji harga miring itu cepat menyebar dan memancing antusiasme. Namun, situasi berubah ketika warga menyadari bahwa penawaran tersebut hanyalah sebuah prank.

Dalam rekaman yang beredar, pedagang tampak menarik perhatian dengan teriakan promosi. Warga berdatangan dan berharap bisa membeli rice cooker murah. Setelah ditunggu, barang yang dijanjikan tidak kunjung diberikan sesuai ekspektasi.

Janji Harga Murah Picu Kerumunan

Harga Rp 20 ribu untuk rice cooker jelas tidak masuk akal. Meski begitu, rasa penasaran warga membuat mereka tetap datang. Kerumunan pun terbentuk di lokasi penjualan.

Beberapa warga mulai mempertanyakan kejelasan barang. Pedagang lalu mengakui bahwa aksinya hanya untuk bercanda. Pengakuan itu memicu kekecewaan dan protes.

Reaksi Warga dan Situasi di Lokasi

Sejumlah warga merasa kesal karena telah meluangkan waktu. Ada pula yang menilai aksi tersebut tidak pantas karena memanfaatkan harapan orang lain. Situasi sempat memanas, tetapi akhirnya bisa diredam.

Aparat setempat disebut turun tangan untuk menenangkan keadaan. Pedagang diminta menghentikan aksinya agar tidak menimbulkan keributan lebih lanjut.

Viral di Media Sosial

Video kejadian ini menyebar cepat di media sosial. Netizen memberikan beragam komentar. Sebagian mengecam prank tersebut karena dianggap merugikan warga. Sementara itu, lainnya mengingatkan agar masyarakat lebih kritis terhadap penawaran tidak wajar.

Banyak warganet menilai promosi semacam ini berpotensi menimbulkan kericuhan. Mereka berharap ada edukasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Imbauan agar Lebih Bijak

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kejujuran dalam berdagang. Aksi prank dengan janji harga ekstrem dinilai bisa memicu konflik sosial.

Masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati terhadap penawaran yang terlalu murah. Sikap kritis dapat mencegah kekecewaan dan potensi keributan di lapangan.

Exit mobile version