
Aksi pencuri besi jembatan di kawasan Sunter, Jakarta Utara (Jakut), menjadi sorotan warga setempat. Peristiwa ini diduga terjadi lebih dari satu kali dan menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Warga mengaku sudah beberapa kali melihat bagian besi jembatan hilang secara bertahap. Namun, pada awalnya, banyak yang tidak menyadari bahwa kehilangan tersebut merupakan aksi pencurian. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata sejumlah komponen besi memang sengaja dilepas.
Diduga Beraksi Lebih dari Sekali
Menurut keterangan warga sekitar, pencuri besi jembatan Sunter tersebut tidak beraksi dalam satu malam saja. Sebaliknya, aksi dilakukan secara bertahap agar tidak terlalu mencolok. Akibatnya, kerusakan jembatan baru terlihat jelas setelah beberapa bagian penting hilang.
Selain itu, warga menduga pelaku sudah memahami situasi lingkungan sekitar. Hal ini karena aksi pencurian dilakukan pada waktu yang relatif sepi. Dengan demikian, pelaku diduga memiliki perencanaan sebelum menjalankan aksinya.
Hasil Curian Diduga Dijual
Berdasarkan informasi yang beredar, hasil besi yang dicuri diduga dijual kembali sebagai besi rongsokan. Praktik ini bukan hal baru dalam kasus pencurian infrastruktur. Namun, dampaknya sangat merugikan masyarakat.
Sementara itu, hilangnya besi jembatan tidak hanya menimbulkan kerugian materi. Lebih jauh lagi, kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pejalan kaki dan pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Menanggapi laporan warga, pihak kepolisian setempat telah melakukan pengecekan lokasi. Polisi mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa kemungkinan adanya penadah yang menerima hasil curian tersebut.
Namun demikian, aparat mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas umum. Oleh karena itu, peran warga sangat penting dalam mencegah aksi pencurian serupa terulang kembali.
Dampak Terhadap Keamanan Publik
Pencurian besi jembatan di Sunter Jakut menjadi pengingat bahwa fasilitas umum perlu pengawasan lebih ketat. Infrastruktur seperti jembatan merupakan bagian vital yang menyangkut keselamatan banyak orang.
Di sisi lain, kejadian ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan. Dengan pengawasan yang lebih intensif, potensi kerusakan dan bahaya dapat diminimalkan.
Kesimpulan
Kasus pencuri besi jembatan Sunter yang diduga beraksi beberapa kali dan menjual hasil curian menjadi perhatian serius. Selain merugikan secara materi, tindakan ini juga membahayakan keselamatan warga. Oleh karena itu, aparat terus melakukan penyelidikan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum.
