
Aparat kepolisian menangkap dua pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tawuran di wilayah Bekasi. Penangkapan dilakukan setelah video keributan beredar luas dan memicu keresahan warga.
Menurut keterangan polisi, kedua pelajar diamankan tidak lama setelah kejadian. Petugas melakukan patroli dan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencegah bentrokan susulan.
Kronologi Tawuran di Bekasi
Insiden terjadi pada malam hari di salah satu ruas jalan permukiman. Sejumlah remaja diduga terlibat saling serang menggunakan benda tumpul. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melapor ke aparat.
Polisi kemudian datang ke lokasi dan membubarkan kelompok yang terlibat. Dua pelajar berhasil diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Proses Hukum dan Pembinaan
Kepolisian menyebut pemeriksaan masih berjalan. Karena yang terlibat merupakan pelajar, pendekatan yang dilakukan mengedepankan proses hukum sesuai aturan serta pembinaan.
Pihak sekolah dan orang tua juga akan dilibatkan dalam proses pendampingan. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Imbauan kepada Orang Tua dan Sekolah
Polisi mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari. Sekolah juga diharapkan memperkuat edukasi terkait bahaya tawuran.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kenakalan remaja dapat berujung konsekuensi hukum. Kerja sama antara keluarga, sekolah, dan aparat dinilai penting untuk mencegah kekerasan jalanan.
