
Sebuah video yang memperlihatkan suami-istri mengamuk setelah ditegur karena merokok sambil mengendarai motor dan menggendong bayi mendadak viral di media sosial. Aksi tersebut menuai kecaman luas karena dinilai membahayakan keselamatan anak sekaligus melanggar etika berlalu lintas.
Dalam rekaman yang beredar, pasangan tersebut terlihat emosi saat mendapat teguran dari pengguna jalan lain. Alih-alih menerima masukan demi keselamatan, keduanya justru terlibat adu mulut di tengah jalan, sehingga situasi menjadi tegang dan berisiko.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu bermula ketika seorang pengendara menegur pasangan suami-istri yang merokok sambil berkendara dengan bayi yang digendong. Teguran tersebut disampaikan karena asap rokok dan posisi bayi dinilai sangat berbahaya.
Namun, teguran itu tidak diterima dengan baik. Pasangan tersebut justru tersulut emosi dan meluapkan amarahnya di depan umum. Video kejadian itu kemudian diunggah ke media sosial dan dengan cepat menyebar luas.
Reaksi Warganet
Mayoritas warganet mengecam keras tindakan pasangan tersebut. Banyak yang menyoroti risiko kesehatan bayi akibat asap rokok serta bahaya kecelakaan jika bayi dibawa tanpa pengaman yang memadai.
Tak sedikit pula netizen yang menyayangkan rendahnya kesadaran keselamatan anak di jalan raya. Warganet menilai teguran seharusnya diterima sebagai bentuk kepedulian, bukan malah dibalas dengan amarah.
Risiko Membawa Bayi Sambil Berkendara
Membawa bayi dengan sepeda motor tanpa perlindungan khusus sangat berisiko. Selain rawan terjatuh, bayi juga rentan terkena asap rokok yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan pernapasan. Situasi ini semakin berbahaya jika pengendara tidak fokus dan emosi saat berada di jalan.
Para ahli keselamatan lalu lintas kerap mengingatkan agar orang tua mengutamakan keselamatan anak, termasuk menghindari kebiasaan merokok saat berkendara dan memastikan alat transportasi yang digunakan aman.
Pelajaran dari Kasus Viral Ini
Viralnya kasus suami-istri ngamuk karena ditegur ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat. Teguran di jalan sering kali bertujuan mencegah hal buruk terjadi. Sikap terbuka, sabar, dan mengutamakan keselamatan seharusnya menjadi prioritas, terutama saat membawa anak kecil.
Dengan meningkatnya kesadaran bersama, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan anak di jalan raya bisa lebih terjamin.