
Peristiwa menegangkan terjadi di wilayah Pekalongan ketika tanah di tepi sungai tiba-tiba amblas dan menyeret sebuah rumah warga. Detik-detik kejadian tersebut terekam dan viral di media sosial karena memperlihatkan kondisi yang sangat mengkhawatirkan.
Tanah amblas terjadi secara perlahan lalu mendadak runtuh. Struktur tanah di bantaran sungai tidak mampu menahan tekanan air, sehingga bangunan yang berada di atasnya ikut terdampak. Warga sekitar langsung panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Kronologi Tanah Amblas di Tepi Sungai
Menurut keterangan warga, sebelum kejadian terdengar suara retakan dari arah tanah dekat sungai. Tidak lama kemudian, tanah mulai bergerak dan amblas. Rumah yang berada paling dekat dengan bantaran sungai perlahan terseret.
Beruntung, penghuni rumah sempat keluar lebih dulu. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerusakan bangunan cukup parah.
Warga Panik dan Lakukan Evakuasi
Warga sekitar segera membantu proses evakuasi. Barang-barang penting diselamatkan sebisanya sebelum kondisi semakin memburuk. Aparat setempat kemudian memasang garis pembatas untuk mencegah warga mendekat ke area berbahaya.
Sejumlah warga lain memilih mengungsi sementara. Mereka khawatir tanah amblas bisa meluas, terutama jika hujan kembali turun.
Diduga Dipicu Erosi dan Debit Air Tinggi
Tanah amblas diduga kuat akibat erosi di bantaran sungai. Debit air yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat struktur tanah menjadi labil. Kondisi ini diperparah dengan bangunan yang berdiri terlalu dekat dengan aliran sungai.
Pihak terkait mengimbau warga yang tinggal di dekat sungai agar lebih waspada. Pemantauan rutin diperlukan untuk mencegah kejadian serupa.
Imbauan dan Langkah Antisipasi
Pemerintah daerah bersama tim terkait melakukan pengecekan lokasi. Mereka menilai perlu adanya penguatan bantaran sungai dan penataan ulang kawasan permukiman.
Warga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda tanah bergerak, seperti retakan atau penurunan permukaan tanah. Langkah cepat dinilai penting untuk menghindari risiko yang lebih besar.
