Viral Bus Listrik di Medan Lawan Arah saat Macet, Dishub Beri Penjelasan

Sebuah video yang memperlihatkan bus listrik di Kota Medan melaju lawan arah saat kondisi lalu lintas macet mendadak viral di media sosial. Rekaman itu memicu perdebatan warganet karena dinilai membahayakan pengguna jalan lain dan melanggar aturan lalu lintas.

Peristiwa tersebut terjadi di salah satu ruas jalan padat di Medan. Dalam video, bus listrik tampak bergerak perlahan melawan arus untuk keluar dari kepadatan. Sejumlah pengendara terlihat terkejut dan memilih mengalah demi menghindari tabrakan.

Penjelasan dari Dishub

Menanggapi viralnya video tersebut, Dinas Perhubungan Kota Medan (Dishub) memberikan klarifikasi. Dishub menyatakan bahwa manuver bus listrik itu dilakukan dalam kondisi khusus saat arus lalu lintas terhenti total.

Menurut Dishub, pengemudi bus berupaya mencari ruang aman untuk keluar dari kemacetan dengan pengawasan petugas di lapangan. Meski demikian, Dishub menegaskan bahwa tindakan melawan arah bukan prosedur standar dan tidak boleh dilakukan sembarangan.

Evaluasi Pengemudi dan SOP

Dishub memastikan pihaknya telah memanggil operator dan pengemudi bus untuk evaluasi. Penegasan SOP kembali dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Pengemudi juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan, baik bagi penumpang maupun pengguna jalan lain.

Pihak operator diminta memperkuat koordinasi dengan petugas lalu lintas di lapangan, terutama saat terjadi kemacetan panjang di jalur operasional bus listrik.

Respons Warganet

Respons publik terbelah. Sebagian warganet menilai aksi tersebut berbahaya dan memberi contoh buruk bagi pengendara lain. Namun, ada pula yang memahami kondisi darurat di lapangan, selama dilakukan dengan pengamanan yang memadai.

Diskusi ini sekaligus menyoroti pentingnya sosialisasi aturan operasional transportasi publik berbasis listrik agar masyarakat memahami prosedur yang berlaku.

Komitmen Keselamatan Transportasi

Dishub menegaskan komitmennya menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Program bus listrik tetap dilanjutkan sebagai upaya menghadirkan transportasi ramah lingkungan, namun disiplin berlalu lintas menjadi prioritas utama.

Ke depan, Dishub berjanji meningkatkan pengawasan dan pelatihan pengemudi agar pelayanan transportasi publik di Medan semakin aman dan profesional.

Exit mobile version