
Sebuah kasus penipuan kembali menyita perhatian publik. Seorang pria diduga mencatut nama Kapolres Binjai untuk menipu anggota DPRD dengan modus pinjam uang. Aksi tersebut menjadi viral di media sosial setelah korban menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya.
Peristiwa ini disebut terjadi di wilayah Binjai. Pelaku diduga meyakinkan korban dengan mengaku memiliki kedekatan dengan pejabat kepolisian setempat. Dengan cara tersebut, pelaku berhasil memperoleh kepercayaan hingga akhirnya meminta sejumlah uang.
Modus Pinjam Uang Mengatasnamakan Pejabat
Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku menghubungi korban melalui pesan singkat dan panggilan telepon. Ia mengaku sebagai perantara atau orang dekat Kapolres Binjai. Alasan peminjaman uang disebut-sebut untuk keperluan mendesak yang berkaitan dengan institusi kepolisian.
Korban yang merupakan anggota DPRD mengaku sempat ragu. Namun, karena nama pejabat yang dicatut terdengar meyakinkan, korban akhirnya mentransfer uang sesuai permintaan pelaku.
Kasus Viral dan Penelusuran Aparat
Setelah menyadari dirinya menjadi korban penipuan, korban membagikan pengalamannya ke publik. Unggahan tersebut langsung viral dan memicu perhatian luas. Pihak kepolisian menegaskan bahwa Kapolres Binjai tidak pernah meminta uang atau mengutus siapa pun untuk melakukan peminjaman dana kepada pihak lain.
Aparat kepolisian kini tengah menelusuri identitas pelaku serta alur transaksi yang dilakukan. Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada terhadap segala bentuk permintaan uang yang mengatasnamakan pejabat atau institusi negara.
Fakta Mengejutkan: Pengemudi Dilaporkan Meninggal
Di tengah proses penyelidikan, muncul kabar mengejutkan bahwa pengemudi yang diduga berkaitan dengan pelaku dilaporkan meninggal dunia. Informasi ini masih didalami oleh pihak berwenang untuk memastikan keterkaitannya dengan kasus penipuan tersebut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian maupun hubungan langsung pengemudi tersebut dengan aksi penipuan yang viral. Aparat meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
Imbauan untuk Masyarakat
Kasus ini menjadi pengingat penting agar masyarakat selalu melakukan verifikasi sebelum menanggapi permintaan uang, terutama yang mengatasnamakan pejabat publik. Kepolisian juga mengingatkan bahwa institusi resmi tidak pernah melakukan permintaan dana secara pribadi.
Viralnya kasus pria catut nama Kapolres Binjai ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan publik serta mendorong penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku penipuan.
