Viral Mandi “Celup” Datangkan Kekayaan di Cianjur, Ini Kata Padepokan, Ternyata Pengemudinya Meninggal

Sebuah video ritual mandi yang dikenal dengan sebutan “mandi celup” mendadak viral di media sosial. Ritual tersebut diklaim dapat mendatangkan kekayaan dan disebut-sebut dilakukan di wilayah Cianjur. Video itu langsung memancing rasa penasaran publik dan menuai pro-kontra di kalangan warganet.

Dalam tayangan yang beredar, terlihat sejumlah orang mengikuti prosesi mandi di sebuah lokasi yang diyakini memiliki nilai spiritual. Narasi yang menyertai video menyebutkan bahwa ritual tersebut menjadi sarana untuk membuka pintu rezeki bagi para peserta.

Penjelasan dari Padepokan

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak padepokan setempat akhirnya angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa ritual mandi celup bukanlah jaminan kekayaan instan, melainkan bagian dari tradisi spiritual yang bertujuan untuk refleksi diri dan doa.

Perwakilan padepokan menyebutkan bahwa banyak informasi yang beredar telah disalahartikan. Menurut mereka, inti kegiatan tersebut adalah pendekatan spiritual, bukan praktik magis untuk mendapatkan harta secara cepat.

Reaksi Publik dan Pemerintah Daerah

Viralnya ritual mandi celup ini memunculkan beragam reaksi. Sebagian masyarakat menganggapnya sebagai tradisi lokal yang perlu dihormati, sementara lainnya menilai klaim kekayaan tersebut berpotensi menyesatkan.

Pemerintah daerah setempat mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada klaim yang belum terbukti. Warga diminta tetap rasional dan tidak mengaitkan keberhasilan ekonomi dengan ritual tertentu tanpa dasar yang jelas.

Fakta Mengejutkan: Pengemudi Dilaporkan Meninggal

Di tengah ramainya perbincangan soal ritual mandi celup, muncul kabar mengejutkan bahwa pengemudi yang diduga terkait dengan aktivitas di lokasi tersebut dilaporkan meninggal dunia. Informasi ini masih ditelusuri oleh pihak berwenang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian maupun kaitan langsung antara kabar duka tersebut dengan kegiatan ritual yang viral. Aparat mengingatkan masyarakat agar tidak berspekulasi sebelum ada pernyataan resmi.

Imbauan untuk Masyarakat

Kasus viral ini menjadi pengingat penting agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi konten media sosial. Tradisi dan kepercayaan lokal sebaiknya dipahami secara utuh, tanpa ditarik ke klaim berlebihan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu memverifikasi informasi dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait agar tidak terjadi penyebaran kabar yang keliru.

Scroll to Top