
Sebuah video yang memperlihatkan ulah pengunjung memainkan troli bagasi di area terminal mendadak viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di Bandara Internasional Lombok dan langsung menuai kritik dari warganet.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat beberapa orang menggunakan troli bandara bukan untuk membawa barang, melainkan untuk didorong dan dimainkan layaknya wahana. Aksi itu dinilai membahayakan diri sendiri maupun penumpang lain.
Kronologi Kejadian
Video berdurasi singkat tersebut memperlihatkan sekelompok pengunjung berada di area terminal keberangkatan. Salah satu di antaranya tampak berdiri di atas troli, sementara rekannya mendorong dengan kecepatan tertentu.
Beberapa penumpang lain yang berada di sekitar lokasi terlihat terkejut. Tak sedikit yang menilai tindakan itu tidak pantas dilakukan di fasilitas publik, apalagi di area bandara yang memiliki aturan ketat.
Reaksi Netizen: Dinilai Tak Punya Etika
Setelah video tersebar, kolom komentar langsung dipenuhi kritik. Banyak warganet menilai aksi tersebut mencerminkan kurangnya kesadaran terhadap aturan dan etika di tempat umum.
Sebagian pengguna media sosial juga mengingatkan bahwa troli bandara adalah fasilitas bersama yang harus dijaga. Jika rusak akibat ulah tidak bertanggung jawab, dampaknya bisa merugikan banyak orang.
Pihak Bandara Beri Tanggapan
Manajemen Angkasa Pura I, selaku pengelola bandara di wilayah tersebut, disebut telah mengetahui adanya video viral itu. Pihak pengelola mengingatkan bahwa setiap pengunjung wajib mematuhi tata tertib di area bandara.
Bandara merupakan objek vital nasional dengan standar keamanan tertentu. Setiap tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban bisa dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Pentingnya Menjaga Fasilitas Publik
Troli bagasi dirancang untuk membantu penumpang memindahkan barang, bukan untuk dimainkan. Selain berisiko mencederai diri sendiri, tindakan tersebut juga dapat mengganggu operasional bandara.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kesadaran menjaga fasilitas umum harus ditanamkan sejak dini. Fasilitas publik dibangun untuk kepentingan bersama, sehingga penggunaannya harus sesuai fungsi.
Imbauan untuk Masyarakat
Warganet berharap kejadian serupa tidak terulang. Edukasi mengenai etika di ruang publik dinilai penting, terutama di tempat dengan tingkat keamanan tinggi seperti bandara.
Hingga kini, video ulah pengunjung memainkan troli di Bandara Lombok itu masih ramai diperbincangkan di media sosial.
