
Media sosial dihebohkan oleh video rombongan yang melakukan zikir di kawasan Candi Prambanan. Aksi tersebut menjadi viral setelah diunggah warganet dan memicu perdebatan publik. Dalam keterangan yang beredar, rombongan itu mengaku melakukan zikir dengan tujuan ingin lepas dari kutukan.
Peristiwa ini menarik perhatian karena Prambanan merupakan situs cagar budaya yang memiliki aturan ketat terkait aktivitas pengunjung.
Awal Mula Aksi Zikir Viral
Video yang beredar memperlihatkan sekelompok orang berkumpul dan melantunkan zikir di area candi. Unggahan itu cepat menyebar dan memunculkan beragam reaksi. Sebagian warganet mempertanyakan alasan dan konteks kegiatan tersebut, sementara lainnya menyoroti lokasi yang dipilih.
Tak lama kemudian, beredar penjelasan bahwa rombongan tersebut meyakini adanya “kutukan” yang ingin dilepaskan melalui zikir.
Respons Publik Terbelah
Reaksi warganet pun beragam. Ada yang menilai aksi tersebut sebagai ekspresi kepercayaan pribadi. Namun, tidak sedikit yang mengingatkan bahwa kawasan candi adalah cagar budaya yang harus dijaga kesakralan dan ketertibannya sesuai aturan pengelola.
Perdebatan juga mengemuka soal batas antara kebebasan beribadah dan kepatuhan terhadap regulasi di ruang publik bersejarah.
Penjelasan Pengelola Kawasan
Pengelola kawasan Prambanan menegaskan bahwa setiap aktivitas di area candi harus mematuhi ketentuan yang berlaku. Aktivitas keagamaan atau ritual tertentu tidak diperkenankan jika berpotensi mengganggu fungsi pelestarian, kenyamanan pengunjung, dan nilai sejarah situs.
Pihak pengelola juga mengimbau pengunjung untuk menghormati aturan serta menjaga ketertiban selama berada di kawasan wisata.
Pentingnya Menghormati Cagar Budaya
Kasus ini menjadi pengingat bahwa situs bersejarah memiliki fungsi utama sebagai objek pelestarian dan edukasi. Pengunjung diharapkan menghormati nilai sejarah dan budaya setempat, serta menyalurkan kegiatan keagamaan di tempat yang sesuai.
Dialog dan edukasi publik dinilai penting agar kejadian serupa tidak memicu kesalahpahaman di kemudian hari.
Penutup
Aksi rombongan viral yang zikir di Candi Prambanan dan mengaku ingin lepas kutukan memantik diskusi luas di masyarakat. Ke depan, kepatuhan pada aturan kawasan cagar budaya serta sikap saling menghormati menjadi kunci agar wisata sejarah tetap lestari dan nyaman bagi semua pihak.